Showing posts with label komputer. Show all posts
Showing posts with label komputer. Show all posts

Friday, January 6, 2017

DUNIA KOMPUTER


MERAKIT SENDIRI KABEL UTP RJ-45

 

Oke, kita lanjutkan. Berikut ini kita akan mempelajari bagaimana merakit sendiri kabel jaringan, yang mudah – mudahan bisa anda lakukan sendiri setelah mempelajari tutorial ini. Jadi, mungkin suatu saat nanti, jika anda membutuhkan kabel jaringan, anda bisa membuatnya sendiri dan tidak perlu lagi memanggil seorang network administrator untuk melakukannya (minta maaf ya buat teman – teman para network administrator, kalau sedikit “lahan” kerjaannya harus diambil, ini kan demi kepentingan informasi dan ilmu pengetahuan juga, meskipun yah, seperti membakar dapur sendiri


Kabel Network terdiri atas 2 jenis yaitu Straight-through Cable dan Crossover Cable. Tujuan dan penggunaannya sama, hanya berbeda pada orientasinya saja, Straight Cable digunakan untuk menghubungkan beberapa client dengan menggunakan bantuan hub atau switch sebagai network manager. Sedangkan Crossover Cable, dapat digunakan untuk menghubungkan 2 unit client secara langsung, ataupun menghubungkan single computer dengan router.
Alat – Alat Yang Harus Dipersiapkan Sebelum Mulai Merakit Kabel
Sebelum memulai merakit, kita perlu mempersiapkan beberapa item berikut ini:
1. ethernetcable2.jpgUTP Cable: Sudah pasti kita membutuhkan item ini J. Pastikan jenisnya CAT5 atau CAT6 yang merupakan standar internasional untuk kabel jaringan. Harganya mungkin berkisar antara Rp. 300.000 s/d Rp. 1.200.000 ber box alias 50 meter, tergantung merek, dan kualitas. Biasnya sih aku pake merk BELKIN.

2. rj45.jpgKonektor RJ-45 : RJ merupakan singkatan dari (Registered Jack). Untuk kabel telepon biasanya menggunakan RJ-11, dan untuk kabel network tipenya RJ45. Harganya sekitar Rp. 50.000 s.d Rp. 150.000 per kotak dengan 100 unit konektor.

3. crimpingtool.jpgCrimping Tool: Ini merupakan senjata kita dalam merakit kabel, karena dia punya kemampuan menyatukan dan menjepit kabel dengan konektor selain juga bisa dipakai untuk memotong kabel. Harganya sekitar Rp. 150.000

4. cutter.jpgCutter: Digunakan untuk memotong dan merapikan kabel agar lebih mudah dimasukkan kedalam lubang connector RJ-45. Harganya sekitar Rp. 5000

5. cabletester.jpgCable Tester: Ini digunakan setelah kita selesai merakit kabel, berfungsi untuk mengetes apakah kabel sudah dirakit dan berfungsi dengan benar. Tanpa ini, kita akan sedikit repot untuk mengetesnya langsung pada instalasi jaringan. Bayangin kalau udah dengan “semangat ‘45” kita udah melakukan instalasi kabel, dan ternyata gak berfungsi dengan baik??? Capeee Deeeeh…
Mulai Merakit Kabel dan Mengujinya
Oke, setelah semua peralatan yang kita butuhkan siap dan secara mental kita sudah siap juga , kita bisa langsung memulai proses merakit kabel jaringan ini.
1. Siapkan kabel UTP sepanjang yang kita ingin gunakan misalnya 10 meter, atau lebih dengan catatan: panjang maksimum disarankan tidak lebih dari 100 meter karena semakin jauh jaraknya, maka tingkat LOS (Loss of Signal) akan semakin tinggi
2. Ukur sekitar 1 cm dari ujung kabel dan potonglah bagian luar dari kabel perlahan secara memutar. Dalam proses ini berhati-hatilah karena kesalahan sedikit saja dapat membuat kabel kabel tipis 8 warna yang ada dibagian dalam kabel dapat putus, yang berarti kita harus mengulang lagi untuk memotong bagian luarnya
3. Setelah bagian luarnya kita potong, susunlah kabel-kabel warna warni tersebut dengan urutan sebagai berikut:
(catatan: urutan kabel pada Straight-through Cable sama untuk kedua ujungnya dengan urutan [Putih Orange - Orange - Putih Hijau - Biru - Putih Biru - Hijau - Putih Coklat - Coklat], sedangkan pada Crossover Cable, ujung yang satu memiliki urutan yang berbeda, [Putih Orange - Orange - Putih Hijau - Biru - Putih Biru - Hijau - Putih Coklat - Coklat] dan pada ujung yang satu lagi, [Putih Hijau - Hijau - Putih Orang - Putih Coklat - Coklat - Orange - Biru - Putih Biru]).
Perhatikan gambar dibawah ini

Straight-through Cable






Crossover Cable





4. Setelah menyusunnya dengan rapi dan memastikan kalau ujung dari semua kabel rata (untuk memudahkan  ketika memasukkannya kedalam konektor RJ-45, potonglah jika semua ujung belum rata), ambil konektor RJ-45-nya kemudian masukkan semua ujung kabel yang telah di susun dengan hati – hati kedalam lubang yang terdapat pada konektor RJ-45 tersebut. Pastikan semua kabel rata pada tiap ujung lempengan yang ada di dalam port. Karena satu saja dari kaki-kaki kabel tidak menyentuh pada lempengan tersebut maka kabel tidak akan berfungsi.
5. Kemudian, masukkanlah konektor RJ-45 yang telah disatukan dengan kabel tersebut pada Crimping Tool dan tekan dengan penekanan yang cukup kuat, dan tahan beberapa detik untuk memastikan kaki pengunci pada konektor telah mengunci kabel dengan baik sehingga tidak goyang atau lepas. Lakukan hal yang sama pada ujung satu lagi.
6. Jika telah selesai, sekarang kita akan menggunakan network cable tester untuk menguji apakah kabel kita telah berfungsi dengan baik. Masukkan kedua ujung konektor pada masing – masing port untuk RJ-45 pada tester, kemudian hidupkan testernya, perhatikan kedua bagian lampu indikator (yang biasanya masing-masing berjumlah 8 lampu plus 1 lampu indikator untuk grounding). Jika kabel dalam status yang bagus, lampu-lampu tersebut akan hidup berurutan sesuai dengan urutan nomornya (kecuali jika sedang menguji kabel cross dimana urutannya berbeda – lihat langkah #3).

7. Selesai sudah
Selamat mencoba
MOGA SUKSES


Available link for download

Read more »

Saturday, December 10, 2016

faktor faktor penyebab kerusakan hardisk komputer


Faktor-faktor penyebab Kerusakan Hardisk Komputer yang patut Anda waspadai untuk menjaga hardisk tetap awet dan tahan lama. Mau tahu?
Hardisk merupakan bagian vital dari komputer atau laptop. Bagian yang mempunyai fungsi utama untuk menyimpan data-data komputer. Hardisk ibarat gudang penyimpanan di pabrik. Tanpa gudang penyimpanan ini tentu pasokan bahan baku maupun bahan jadi tidak memiliki ruang sehingga pabrik tidak akan bisa beroperasi tanpanya.
Melihat fungsi vital ini tentu kita harus merawatnya dengan baik agar hardisk lebih awet dan tahan lama sehingga hardisk tidak mudah rusak. Untuk itulah harus kita ketahui faktor-faktor yang dapat menyebabkan kerusakan pada hardisk.

Faktor-faktor penyebab Kerusakan Hardisk Komputer yaitu:

1. Faktor usia hardisk
Usia hardisk yang telah lama merupakan salah satu faktor yang dapat menyebabkan kerusakan hardisk. Hal ini sudah dapat dimaklumi. Namun, dengan perawatan yang tepat hardisk Anda akan lebih awet bahkan bisa kita wariskan kelak kepada anak dan cucu hehe
2. Over Heat
Panas yang berlebihan dapat memicu kerusakan hardisk. Seperti yang kita ketahui bersama bahwa hampir semua peralatan listrik mengalami efek samping terjadinya panas sebagai akibat dari perubahan energi listrik. Untuk mencegahnya kita dapat menggunakan pendingin tambahan pada hardisk. Harganya di pasaran pun relatif murah, kurang lebih hanya 15 ribu rupiah.
3. Jatuh atau terbentur
Terkadang tiba-tiba saja laptop kita jatuh atau hardisk yang kita bawa terbentur benda-benda keras lain saat melakukan pemindahan hardisk. Untuk menghindari hal ini Anda dapat membawa laptop menggunakan tas yang aman, atau saat memindahkan hardisk sebisa mungkin menghindari guncangan.
4. Shutdown tidak sesuai prosedur
Mematikan komputer dengan langsung mencabutnya dari steker dapat berakibat fatal untuk kondisi hardisk. Jadi pastikan Anda mematikan komputer dengan prosedur shutdown yang tepat.
5. Aktifitas Hardisk Berlebihan
Terlalu sering bermain game, memutar musik dan video berlama-lama dapat mengganggu kesehatan hardisk. Setidaknya Anda harus bijak dalam menggunakan komputer atau laptop.
6. Sering listrik padam dan listrik turun naik tidak stabil
Seringnya listrik padam yang mengakibatkan komputer mati mendadak dapat menyebabkan kerusakan hardisk. Jadi jika di daerah Anda listrik tidak normal silakan gunakan penngaman tegangan seperti UPS dan stavolt.
7. Membawa laptop dalam kondisi menyala
Saat latop dalam kondisi standby atau hibernate disarankan untuk tidak membwa laptop kemana-mana karena beresiko terkena guncangan berlebihan.
8. Terlalu Sering atau Tidak Sama Sekali Melakukan Defrag
Tujuan defrag adalah untuk melakukan perawatan hardisk, namun jika berlebihan melakukannya dapat menyebabkan bad sector pada hardisk. Di sarankan melakukannya 2-3 bulan sekali saja.
9. Harddisk Tidak di Rawat
File-file sampah seharusnya dibuang. File yang tidak tersusun rapi menyebabkan file saling menimpa dan head hardisk membaca dengan acak sebab susunan file tidak rapi. Hal ini dapat menyebabkan bad sector.
10. Sering melakukan instal dan uninstal program
Terlalu sering melakukan penginstalan program maupun uninstal program pada komputer dapat menyebabkan hardisk mudah mengalamai bad sector. Begitu juga terlalu over melakukan instal ulang.
Faktor-faktor penyebab Kerusakan Hardisk Komputer image
 sumber : http://tips-komputer.com/faktor-faktor-penyebab-kerusakan-hardisk-komputer.html


Available link for download

Read more »